Apa itu garis kontur dan bagaimana membacanya
Garis kontur adalah garis dengan tinggi sama, dan dari jarak antargarisnya seluruh bentuk medan terbaca.
Poin penting di lapangan
- Setiap garis menghubungkan titik dengan tinggi sama.
- Garis rapat berarti lereng curam.
- Garis kontur tidak saling berpotongan.
- Baji ke arah hulu menandakan lembah.
- Interval konturnya tertulis di peta.
Apa arti garisnya
Semua titik pada satu garis kontur berada pada tinggi yang sama. Berjalan menyusuri garis itu Anda tidak naik dan tidak turun; memotongnya berarti tinggi Anda berubah sebesar intervalnya.
Kecuraman dalam sekejap
Makin rapat garisnya, makin curam lerengnya. Jarak lebar berarti daerah landai, garis yang menempel berarti tebing. Ini terbaca lebih cepat daripada hitungan kemiringan mana pun.
Lembah atau punggungan
Kalau garis kontur membentuk baji yang mengarah ke hulu, di depan Anda ada lembah dan air akan mengalir lewat sana. Baji yang mengarah ke hilir menandakan punggungan atau taji.
Cara memakainya di lapangan
Sebelum berangkat, lihat ke mana air mengalir dan di mana lereng menjadi tidak bisa dilalui. Separuh keputusan tentang jalan masuk dan tempat bekerja diambil dari gambaran ini.
Coba langkah-langkah ini di ponsel Anda sendiri.
MapLab Survey menangani perekaman titik RTK/GNSS, penggambaran, perhitungan luas dan volume serta konversi koordinat, lalu mengekspor ke DXF, KML/KMZ, GeoJSON, Shapefile, GeoPackage, NCZ atau CSV. Perekaman, perhitungan, dan ekspor bekerja tanpa koneksi. Koreksi NTRIP langsung dan peta dasar daring memerlukan sambungan.
Pertanyaan umum
Bisakah garis kontur berpotongan?
Tidak, kecuali kasus konvensional dinding tegak.
Apa itu interval kontur?
Beda tinggi antara dua garis yang berdampingan.
Bagaimana tahu ke mana air mengalir?
Dari baji kontur yang mengarah ke hulu.
Rujukan teknis
The field guidance in this article is aligned with the technical and official references below.
Terkait: Kontur dari SRTM · Ketinggian dengan ponsel · Menghitung kemiringan · MapLab Survey