Cara mengubah lintang dan bujur menjadi koordinat UTM
Konversi ke UTM memberi meter alih-alih derajat, dan itulah satu-satunya cara menghitung pada bidang datar.
Poin penting di lapangan
- Zona ditentukan lebih dulu dari bujurnya.
- Datum harus sama dengan datum asalnya.
- Hasilnya berupa timur dan utara dalam meter.
- Di batas zona mungkin ada dua penulisan.
- Verifikasi dengan konversi balik.
Mengapa perlu dikonversi
Dalam derajat, satu koordinat tidak bisa begitu saja dikurangkan dari yang lain: panjang satu derajat bujur berubah menurut lintang. Dalam meter UTM, jarak dan luas dihitung langsung.
Zona ditentukan pertama
Nomor zona hanya bergantung pada bujur. Aplikasi mengisinya sendiri, tetapi saat bekerja dengan data orang lain periksalah: zona yang keliru adalah penyebab khas titik yang melenceng.
Datum tidak boleh berganti di tengah jalan
Kalau koordinat asalnya dalam WGS84, hasilnya harus UTM pada datum yang sama. Mengganti datum di tengah konversi menghasilkan pergeseran sistematis puluhan sampai ratusan meter.
Verifikasi dengan langkah balik
Konversikan hasilnya kembali ke derajat lalu bandingkan dengan aslinya. Kalau cocok sampai pecahan detik, konversinya benar.
Coba langkah-langkah ini di ponsel Anda sendiri.
MapLab Survey menangani perekaman titik RTK/GNSS, penggambaran, perhitungan luas dan volume serta konversi koordinat, lalu mengekspor ke DXF, KML/KMZ, GeoJSON, Shapefile, GeoPackage, NCZ atau CSV. Perekaman, perhitungan, dan ekspor bekerja tanpa koneksi. Koreksi NTRIP langsung dan peta dasar daring memerlukan sambungan.
Pertanyaan umum
Bagaimana mengetahui nomor zona?
Dari bujur titiknya; setiap zona selebar enam derajat.
Apa yang dilakukan di batas zona?
Bekerja dalam satu zona untuk seluruh proyek.
Apakah ketelitiannya berkurang?
Praktis tidak, selama datumnya tidak berubah.
Rujukan teknis
The field guidance in this article is aligned with the technical and official references below.
Terkait: Membaca UTM · Konversi koordinat · Mendapat dan mengirim koordinat · MapLab Survey