Mengimpor koordinat dari CSV: daftar titik, kolom, EPSG, dan pemeriksaan
CSV hampir selalu berhasil diimpor; pertanyaannya apakah titiknya jatuh di tempat yang dibutuhkan.
Poin penting di lapangan
- Satu baris judul, lalu hanya data.
- Tanda desimalnya titik.
- Pemetaan kolom ditetapkan manual.
- Sistem koordinat tidak tersimpan di berkas.
- Periksa dengan melihat keseluruhan di peta.
Apa yang harus ada di dalam berkasnya
Daftar titik yang bersih memuat setidaknya nama titik, timur, utara, dan keterangan; kalau tinggi dipakai, tambahkan kolom Z. Kolom waktu, jenis titik, tim, dan sumber akan terbayar di laporan. Susunannya baris judul lalu data, tanpa baris kosong maupun sel gabungan; komentar dan total di bawah lembar dihapus karena proses impor menganggapnya titik. Daftar yang berjalan P1, P2, P3 memaksa penerimanya menebak setiap titik itu apa.
Risiko terbesar: sistem koordinat
CSV tidak membawa informasi EPSG dengan sendirinya. Letakkan keterangannya pada baris catatan di dalam berkas, pada berkas penjelasan terpisah, atau pada nama proyek. Lintang-bujur WGS84 dinyatakan dalam derajat, UTM atau TUREF TM dalam meter; membaca yang satu seperti yang lain memindahkan seluruh daftar ke benua lain.
Jebakan pemisah dan tanda desimal
Berkas yang dibuat dengan setelan wilayah berbeda bisa memecah nilai 41,5 menjadi dua kolom atau membacanya sebagai 415. Kalau tanda desimalnya koma, pisahkan kolomnya dengan titik koma. Buka berkasnya di penyunting teks sebelum diimpor; judul kolom yang ditulis jelas menyelesaikan separuh masalah.
Mengimpor dengan MapLab Survey
- Periksa kolomnya: nama titik, E, N, Z, keterangan.
- Tulis sistem koordinat dan EPSG pada catatan proyek.
- Impor titiknya ke layer tujuan tersendiri.
- Uji posisinya pada titik kontrol yang diketahui.
- Catat posisi yang ditemukan dan selisihnya.
Kalau titiknya jatuh jauh
Sebagian daftar memakai urutan X Y, sebagian E N, sebagian bujur-lintang, dan pengenalan otomatis paling sering keliru pada koordinat proyeksi; karena itu nyatakan mana timur, mana utara, dan mana tinggi. Kalau sebuah titik jatuh di tempat yang mustahil, periksa dulu urutan kolom dan sistem koordinatnya, bukan alat ukurnya. Lihat juga semua titik sekaligus setelah impor: satu titik yang jauh dari yang lain hampir selalu salah ketik satu angka. Memverifikasi satu titik yang Anda kenal di lapangan adalah satu-satunya cara memastikan seluruh daftarnya duduk dengan benar.
Coba langkah-langkah ini di ponsel Anda sendiri.
MapLab Survey menangani perekaman titik RTK/GNSS, penggambaran, perhitungan luas dan volume serta konversi koordinat, lalu mengekspor ke DXF, KML/KMZ, GeoJSON, Shapefile, GeoPackage, NCZ atau CSV. Perekaman, perhitungan, dan ekspor bekerja tanpa koneksi. Koreksi NTRIP langsung dan peta dasar daring memerlukan sambungan.
Pertanyaan umum
Kolom minimum apa yang dibutuhkan?
Nama, X, dan Y; tinggi bila diperlukan.
Bagaimana menetapkan sistem koordinatnya?
Dipilih saat impor, tidak tersimpan di berkas.
Mengapa satu titik terlempar jauh?
Biasanya kelebihan atau kekurangan satu angka.
Rujukan teknis
The field guidance in this article is aligned with the technical and official references below.
Terkait: Daftar CSV untuk stake out · Koordinat dari Excel · Menuju koordinat · MapLab Survey