Mengukur lahan dengan Google Earth: KML dan verifikasi di lapangan
Google Earth sangat cocok untuk perkiraan dan sama sekali tidak cocok untuk dokumen.
Poin penting di lapangan
- Citranya bisa berumur beberapa tahun.
- Pergeseran citranya dalam satuan meter.
- Objek tinggi tampak miring.
- KML membawa konturnya ke lapangan.
- Verifikasi di lokasi tetap wajib.
Apa yang Anda ukur pada citra
Bukan lahannya, melainkan gambarannya pada tanggal tertentu. Batasnya bisa sudah bergeser, bangunan sudah berdiri, dan saluran sudah tertutup.
Pergeseran dan kemiringan
Citranya terikat dengan galat beberapa meter, dan objek tinggi tampak miring karena sudut perekaman. Saat menjiplak atap bangunan, yang Anda dapat bukan dasarnya.
Cara memakainya dengan benar
Jiplak konturnya, simpan KML-nya, lalu bawa ke lapangan. Di lokasi, susuri garisnya dan perbaiki di bagian yang tidak cocok dengan kenyataan.
Kapan perkiraan sudah cukup
Untuk menilai ukuran, merencanakan akses, dan berbicara dengan pemberi kerja, cukup. Untuk luas di dalam kontrak, tidak.
Coba langkah-langkah ini di ponsel Anda sendiri.
MapLab Survey menangani perekaman titik RTK/GNSS, penggambaran, perhitungan luas dan volume serta konversi koordinat, lalu mengekspor ke DXF, KML/KMZ, GeoJSON, Shapefile, GeoPackage, NCZ atau CSV. Perekaman, perhitungan, dan ekspor bekerja tanpa koneksi. Koreksi NTRIP langsung dan peta dasar daring memerlukan sambungan.
Pertanyaan umum
Seberapa teliti pengukuran di citra?
Umumnya meter, lebih buruk pada medan yang bergelombang.
Bisakah KML dari Google Earth dibuka di lapangan?
Bisa, aplikasi mengimpornya langsung.
Bagaimana tahu tanggal citranya?
Tertera pada antarmuka Google Earth.
Rujukan teknis
The field guidance in this article is aligned with the technical and official references below.
Terkait: Membuka KML · Membuat KML · Pengukuran lahan · MapLab Survey